Posts Tagged ‘Facebook’

Jalan Panjang Hard Rock Menyenangkan Pelanggan

Karena jumlah pelanggannya tak henti bertambah, Hard Rock pun tak henti memperbaiki sistem pelayanan pelanggannya (CRM). Yang mutakhir, dengan menunggangi tren teknologi terbaru, sistem mobile-CRM diterapkan jagoan bisnis hospitality kontemporer ini.

Hard Rock telah dianggap sebagai salah satu ikon budaya kontemporer, jauh sebelum nama-nama jagoan media sosial seperti YouTube, Facebook dan Twitter membawa gelombang kultural jenis lainnya. Kehadiran para pengguncang budaya baru ini bukannya memupuskan nama Hard Rock, tetapi malah seperti memantapkannya pada posisi tersendiri, yakni sebagai jagoan bisnis hospitality, terutama buat kalangan pencinta musik. Salah satu buktinya, Hard Rock juga cukup piawai memanfaatkan dunia online dan jejaring sosial Facebook, Twitter, ataupun YouTube untuk kebutuhan promosinya.

Pertarungan Panas Produk Personal Technology

Tahun ini pasar produk-produk personal technology — baik gadget maupun aplikasinya — di Tanah Air bakal makin meriah. Sejumlah vendor telah menyiapkan amunisinya untuk bertarung sengit, termasuk dengan menggandeng para apps developer lokal.

Pada ajang penganugerahan Golden Globe Januari lalu di Beverly Hills, California, Amerika Serikat, film The Social Network terpilih sebagai Film Drama Terbaik. Film yang mengisahkan perjuangan pendiri situs jejaring sosial Facebook, Mark Zuckerberg, itu juga meraih tiga penghargaan bergengsi lainnya.

Pemasaran Produk MID: Berlomba Mengandalkan Gaya Hidup

Booming produk mobile Internet device di Indonesia ternyata lebih banyak dipengaruhi faktor gaya hidup. Produsen berlomba mengedepankan unsur gaya hidup ketimbang kecanggihan produknya.

Dalam beberapa tahun terakhir, penjualan produk personal technology meledak. Produk mobile

Internet device (MID) ini menjadi buruan konsumen, baik segmen premium maupun segmen pasar menengah, bahkan segmen di bawahnya.

Agate Studio: Pendapatan Tumbuh 840%

Berangkat dari mimpi ingin membuat hidup orang lain bahagia lewat game, 18 mahasiswa Institut Teknologi Bandung yang mayoritas dari Jurusan Informatika dan maniak game sepakat mendirikan organisasi bisnis. Maka, 1 April 2009 lahirlah Agate Studio, perusahaan pengembangan game.

“Sebenarnya, kami nekat mendirikan bisnis ini,” ujar Arief Widhiyasa, yang didapuk teman-temannya sebagai chief operating officer. Untuk investasi perdana, mereka patungan. Duit itu digunakan untuk menyewa rumah seharga Rp 80 juta/tahun sebagai kantor. Untuk perlengkapan kerja, seperti komputer, laptop dan meja-kursi, dibawa masing-masing. Meski belum ada laba, mereka sudah menggaji diri sendiri sejak awal operasi. “Tapi, besarnya gaji kami saat itu cuma Rp 50 ribu per orang. Buat gaya-gayaan saja,” ujar Arief, kelahiran Denpasar, 4 April 1987, mengenang.

Pitra Satvika dan Fedi Fianto: Strategi Ganda Membangun Stratego

Pitra Satvika dan Fedi Fianto, pendiri PT Stratego Optima, adalah duo pelaku start-up yang sukses menembus belantara industri digital di Indonesia. Kedua lajang ini telah membuktikan, bermodal dua komputer plus semangat tempur yang tiada putus, produk kreatif mereka berupa desain situs web dan portal serta pembuatan digital game dilirik klien kakap seperti Kentucky Fried Chicken, Morris Indonesia, Garudafood, Unilever Indonesia, Sari Husada, Martina Berto, Bank Niaga, Indonesia Power, Global Fortuna, Nokia, Toyota, dan banyak lagi.

Yahoo! Hadirkan Yahoo! Mail Versi Beta

Perusahaan teknologi dunia yang menyediakan media digital, konten, dan komunikasi bisnis, Yahoo!, meluncurkan Yahoo! Mail Beta pada hari ini (8/11), di Jakarta. Desain terbaru ini memungkinkan pengguna mengakses Yahoo! Mail dengan lebih cepat dan mudah. Yahoo! optimis, penggunanya di Indonesia akan memanfaatkan tampilan baru ini dengan baik.

Yahoo! Mail Beta mampu mengelola inbox, mencari foto dan video dengan lebih mudah. Antarmuka yang lebih rapi terlihat konsisten di desktop, ponsel, dan perangkat tablet. “Yahoo! Mail Beta memungkinkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan teman-teman yang ada di jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook,” papar Michael Smith Jr, Director of Yahoo! Developer Network, Yahoo! South East Asia.

Di Balik Sukses Digitalpreneur Global

Ada pola-pola yang sama di balik keberhasilan sejumlah digitalpreneur tumbuh membesar dan menjadi jagoan global. Toh, tak semua berhasil menaklukkan negara yang dikunjunginya.

Buat anak-anak generasi digital (digital natives) – yang tumbuh berbarengan dengan mekarnya Internet, termasuk media sosial – dan banyak orang dewasa, aktivitas itulah yang dilakukan sebagai rutinitas. Pagi hari, begitu membuka mata, mereka menghidupkan komputer atau ponselnya dan melakukan hal di atas: mengintip Friendster, mengakses MySpace, membuka Facebook untuk meng-update status, lihat video terbaru di YouTube, dan berkicau di Twitter, menyapa para Tweeps (pengguna Twitter), entah itu pada follower-nya, atau melihat apa berita hari ini di Twitter News Networks (TNN), pelesetan dari CNN untuk menunjukkan berita yang muncul dari kiriman sesama Tweeps atau situs berita yang mengunggah (upload) beritanya lewat Twitter Feed. Malam hari, para Tweeps ini pun akan mengirim pesan “selamat malam” sebelum berangkat ke peraduan.

Menjadi Digitalpreneur Tangguh

Perkembangan teknologi dan gaya hidup masyarakat saat ini memang cukup ideal bagi tumbuhnya aneka bisnis TI. Namun, tak mudah menjadi entrepeneur TI yang mampu berkembang dan langgeng melewati pusaran zaman. Apa yang mesti dicamkan?

Gelombang Baru Digitalpreneur Indonesia

Setelah era dotcom bubble, tampaknya dunia teknologi informasi dan komunikasi (information and communication technology/ICT) Indonesia sedang memasuki babak baru yang lebih pragmatis. Terutama, dalam melihat peluang bisnis di dunia maya. Era konvergensi dan Web 2.0 semakin membuka peluang bagi lahir dan berkembangnya para digitalpreneur yang lebih kreatif dan inovatif.

Infrastruktur telekomunikasi yang kian memadai, serta semakin mudah dan murahnya akses Internet, turut memicu tumbuhnya wirausaha di bidang ICT. Bahkan, sukses situs pertemanan Facebook telah ikut mengilhami dan mendorong lahirnya generasi baru digitalpreneur. Maklum, seperti diketahui, pengguna Facebook di Indonesia sangat fenomenal.

Mari, Menunggang Gelombang

Peluang menjadi digitalpreneur kian terbentang luas, luas sekali. Lihatlah, pengguna gadget terus bertambah. Teknologi informasi berkembang amat pesat. Pasar pun otomatis kian meledak-ledak.

Powered by WordPress | Download FreeRingtones for Verizon Online. | Thanks to Highest CD Rates, Ally Bank Rates and Binaural & Isochronic Beats