
May 13th, 2011

Ellyzar Zachra

Google
Google mengaku akan mengeluarkan dana sekitar US$500 juta untuk menyelesaikan proses penyelidikan sistem periklanan online oleh regulator AS. Dalam pengajuan peraturan, dukungan dana dari Google ini merupakan bagian dari resolusi perusahaan.
“Dana tersebut berhubungan dengan resolusi potensial pihak penyelidik yaitu Departemen Kehakiman Amerika Serikat terhadap proses periklanan Google,” ujar manajemen mesin mencari raksasa itu dalam keterangan pers. “Meskipun kami tidak dapat memprediksi hasil akhir dari masalah ini, kami percaya ini tidak akan berdampak besar terhadap bisnis, posisi keuangan, hasil usaha atau arus kas perusahaan.” Read more »

May 13th, 2011

A. Mohammad B.S.

Wenas Agusetiawan, PhaseDev
“ Jangan matikan komputer ini, sampai kertas pengumuman ini dicabut.” Demikian bunyi peringatan yang menempel pada sebuah layar LCD Apple 21. Tentunya, tulisan di kertas karton putih itu bukan tanpa maksud. Ada sebuah proses pemrograman aplikasi yang sedang berjalan, sehingga PC harus dalam posisi on. Sementara itu, belasan programmer dan web designer tampak serius memelototi layar monitor PC masing-masing. Di meja mereka, tergeletak beberapa gadget seperti iPad, Galaxy Tab, ataupun BlackBerry, dengan kabel data terhubung ke PC. Kendati mereka serius mengerjakan tugas masing-masing, atmosfer kerja terlihat cukup fun. Tata ruangan yang terbuka (tanpa sekat kubikel), gaya pakaian kasual, dan kadang-kadang canda menyelingi keseriusan mereka. Read more »

May 12th, 2011

Ellyzar Zachra

Dompet Digital VISA via Ponsel
Jika sebagian besar pihak menganggap kantor sebagai rumah ‘kedua’, di masa depan, ponsel menjadi dompet kedua masyarakat. Terbaru, Visa mengumumkan keberadaan dompet digital yang memungkinkan konsumen membayar barang via online.
Teknologi ini menyediakan layanan pembayaran dengan satu klik sehingga menghilangkan langkah manual untuk mengetik informasi kartu kredit. Dengan nama pengguna dan kombinasi sandi yang bersinergi tunggal, pengguna dapat melakukan pembayaran dengan kartu yang mereka inginkan seperti kartu kredit, kartu debit atau kartu kredit khusus toko tertentu. Read more »

May 9th, 2011

A. Mohammad B.S.

Bob McDougall, Nokia Indonesia
Tahun ini pasar produk-produk personal technology — baik gadget maupun aplikasinya — di Tanah Air bakal makin meriah. Sejumlah vendor telah menyiapkan amunisinya untuk bertarung sengit, termasuk dengan menggandeng para apps developer lokal. Read more »

May 6th, 2011

Eva Martha Rahayu

SAP Business One
Fujitsu membantu Ciracasindo Perdana meningkatkan kinerja bisnisnya melalui layanan implementasi sistem enterprise resources planning (ERP) SAP Business One. Perusahaan asal Jepang itu berhasil menyelesaikan implementasi dalam waktu enam bulan sehingga mempercepat return-on-investment dari sistem ERP. Read more »

May 1st, 2011

Taufik Hidayat

XL iPhone 4
Akhir April lalu, ratusan orang tampak mengular di depan booth XL Axiata di Grand Indonesia, Jakarta. Bahkan antrian sudah mulai terlihat beberapa jam sebelum booth dibuka. Sebuah pemandangan yang tergolong luar biasa. Pasalnya, orang-orang tersebut sedang mengantre untuk mendapatkan barang premium, produk terbaru dari Apple Corp, iPhone 4.“Ini pertama kalinya di Indonesia, di mana antrean pembeli handphone premium sedemikian panjang,” Agung Wijanarko, MDS Device Management XL Axiata yang berhasil menjual sekitar 5000 unit iPhone 4.
Tak seperti pendahulunya, iPhone 4 memang fenomenal. Sebelumnya, produk iPhone (sampai generasi ke 3) dianggap gagal di pasaran—ketika itu hanya Telkomsel yang memasarkan. “Dulu terkesan gagal karena ada kelemahan dari sisi komunikasi,” Agung menganalisa. Menurutnya, saat ituprovider pembawa produk Apple Inc. ini menjual dengan harga secara total cost unit. Device iPhone yang dijual di atas harga Rp 6 juta dinilai terlalu “garang” bagi konsumen. “Harga itu menjadi tidak menarik. Harga iPhone seperti di awang-awang, tidak semua orang bisa memilikinya,” Agung menambahkan, “Disitulah XL melihat sebagai kelemahan komunikasi,” tambahnya. Read more »

April 21st, 2011

Eddy Dwinanto Iskandar

BuzzCity
Pada kuartal pertama 2011 BuzzCity mencatat jumlah iklan yang ditanyangkan pada Jaringan Iklan BuzzCity meningkat sebesar 38% secara global hingga mencapai 23,2 miliar impresi iklan. Catatan ini merupakan rekor untuk lalulintas maupun belanja iklan, yang di dorong oleh permintaan konten mobile dari para konsumen. Read more »

April 8th, 2011

A. Mohammad B.S.

Arief Wirawangsadita
Untuk memudahkan sistem pelaporan dan pertukaran informasi antarcabang, pengelola resto Bumbu Desa mengadopsi solusi berbasis Web dengan layanan SaaS, yang relatif simpel dan murah. Bagaimana hasilnya?
Sekarang, jualan sambal pun harus berbasis teknologi informasi,” celetuk Arief Wirawangsadita sambil tertawa. Namun, ucapan pendiri dan Preskom PT Bumbu Desa tersebut bukan sekadar gurauan. Bisnis jaringan resto yang dikembangkan Arief sejak September 2004 yang mampu tumbuh pesat itu memang dikelola dengan bantuan TI. Read more »

April 8th, 2011

Joko Sugiarsono

U.S. Xpress
Pengelolaan informasi dan database tak bisa dianggap sepele. U.S. Xpress, salah satu raksasa bisnis transportasi Amerika Serikat yang dikenal inovatif dalam pemanfaatan TI, sempat kelabakan. Bagaimana langkah pembenahannya?
Service that matters, driven by innovation. Siapa sangka yang punya moto canggih ini adalah perusahaan transportasi yang mengelola banyak truk dan trailer. Perusahaan ini adalah U.S. Xpress Enterprises.
Didirikan pada 1985 oleh Patrick Quinn dan Max Fuller, sekarang U.S. Xpress merupakan grup perusahaan transportasi swasta terbesar ketiga di Amerika Utara yang melayani aneka ragam solusi transportasi di seantero kawasan tersebut. Selain melayani pelanggannya dari seantero AS, perusahaan transportasi ini juga memenuhi kebutuhan pelanggan dari provinsi perbatasan di Kanada dan banyak tempat di Meksiko. Armadanya sekarang mencakup sekitar 8 ribu truk dan 22 ribu trailer. Read more »