Archive for the ‘International’ Category

UKM pun Pantas Pakai ERP

Aplikasi bisnis sejenis ERP yang selama ini dinikmati perusahaan menengah-besar pun diminati UKM. Asalkan, harga solusinya jauh lebih bersahabat dan waktu implementasinya lebih singkat.

Aplikasi korporat yang dikenal dengan istilah ERP (enterprise resources planning) selama ini identik dengan perusahaan berskala menengah-besar. Maklumlah, selain dikenal biaya lisensinya sangat mahal, waktu untuk implementasinya pun cukup panjang. Sudah begitu, bisa saja implementasinya gagal lantaran tak sesuai dengan skala dan model bisnis. Tak mengherankan, selama ini ERP dianggap bukan ranahnya usaha kecil-menengah (UKM).

Overhaul Infrastruktur TI Citigroup Setelah Bencana Finansial

Kalau saja Pemerintahan Obama tak turun tangan menginjeksikan dana besar-besaran, Citigroup tentu termasuk ikon keuangan dunia yang bakal tumbang didera tsunami finansial akibat masalah subprime mortgage. Demi memulihkan diri, langkah restrukturisasi besar-besaran pun dijalankannya, termasuk di bidang operasional TI.

Sebelum krisis finansial yang diakibatkan macetnya gunungan subprime mortgage di pasar keuangan Amerika Serikat meledak, Citigroup dikenal sebagai salah satu ikon penting industri keuangan negeri itu. Bahkan, ketika pada 2007 rumor mengenai bakal meledaknya masalah kredit macet akibat produk derivatif itu berembus, Charles O. Prince, Chairman dan CEO Citigroup ketika itu, dengan lantang berujar bahwa perusahaannya “masih mampu berdansa”.

Fleksibel dan Lincah ala Rolls-Royce

Agar bisa mendongkrak omset (order), produktivitas, dan kecepatan menghadirkan produk ke pasar, Rolls-Royce mengembangkan sistem desain dan manufacturing terpadu. Maka, pesawat komersial paling gede dan canggih pun bisa terwujud dalam waktu lebih singkat.

Bukan hal mengejutkan bila perusahaan teknologi informasi raksasa punya help desk center tercanggih. Namun, bagaimana bila pemilik help desk center semacam itu perusahaan manufaktur? Rasanya memang sulit membayangkan.

Akan tetapi, ini bukan informasi mengada-ada. Letak fasilitas canggih tersebut di Derby, Inggris. Nah, pemiliknya memang bukan perusahaan manufaktur biasa. Ia adalah Rolls-Royce Plc. (RR) , perusahaan yang memasok mesin-mesin pesawat — termasuk generasi terbaru — Boeing dan Airbus.

Jurus Efisiensi Raja Shipbuilder Dunia

Di usia relatif muda, Hyundai Heavy Industries Inc. mampu meraih predikat sebagai pembuat kapal (shipbuilder) nomor wahid di dunia. Bagaimana gajah bisnis asal Korea Selatan ini bertahan di tengah terpaan resesi global yang menciutkan pasar shipbuilding?

Di masa kolonialisme, yang dikenal sebagai para pelaut ulung adalah bangsa-bangsa Eropa, semisal Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris dan Prancis. Dengan keterampilan dan dukungan teknologi perkapalan kala itu, berabad-abad mereka mampu menguasai dunia pelayaran internasional. Namun di era modern sekarang, siapakah penguasa teknologi perkapalan dan produsen kapal laut berbobot raksasa yang melayari samudra luas itu?

(Situs) Gaul Pangkal Kaya

Mengambil inspirasi dari Friendster dan MySpace, Kenji Kasahara meluncurkan situs jejaring sosial Mixi. Apa yang membuat situs gaul ini tak terkalahkan di Jepang dan mampu membukukan laba sejak tahun pertama?

Situs jejaring sosial adalah Facebook. Siapa yang akan menyangkal? Kenyataannya, di seluruh dunia kehadiran Facebook memang telah menggusur Friendster dan social networking sites (SNS) lainnya yang hadir lebih dulu.

Di seluruh dunia? Ternyata tidak. Di Jepang, misalnya, jejaring sosial didominasi Mixi, sebuah SNS lokal.

Lelaki Pengusung Seidmanisme

“Companies that are built to last need to do more than just go green: All stakeholders must become integral contributors to a passionate mission.” Itulah yang ditulis Dov Seidman di BusinessWeek, 22 September 2009, dalam artikelnya yang berjudul “Sustainability: It’s Not About Lightbulbs”.

Gelombang Zazzle-vaganza

Zazzle Inc. memelopori layanan mass customization dan on-demand manufacturing secara cerdas dan canggih. Setiap orang bisa memilih desain personal masing-masing untuk produk yang mereka pesan, dan sekaligus menciptakan instant business. Gelombang instapreneurs pun kini bermunculan.

7 Pelajaran Bisnis dari Twitter

Tempat orang “berkicau” ini terus menjadi media sosial yang paling bersinar di tengah kegemilangan Facebook. Apa pelajaran yang bisa dipetik darinya?

“What we have to do is deliver to people the best and freshest most relevant information possible. We think of Twitter as it’s not a social network, but it’s an information network. It tells people what they care about as it is happening in the world.”
(Evan Williams)

“Twitter dulu, ah.” Atau, “Nge-tweet dulu, ah.” Dua kalimat itu mungkin sudah merupakan frase wajib dalam kehidupan sehari-hari selain “FB (Facebook)-an, dulu, ah.” Seperti halnya Facebook, Twitter dapat dikatakan merupakan identitas virtual yang harus dimiliki semua orang yang tidak mau dicap gaptek.

Benah-benah Jaringan di Megakoperasi Pertanian

Merasa infrastruktur jaringan TI-nya sudah rada kuno dan berat diakses, manajemen Lantmännen memutuskan melakukan overhaul jaringan. Apa langkah yang diambil koperasi pertanian kawakan dari Swedia ini?

Buat kebanyakan orang, termasuk kalangan pebisnis dunia, nama institusi bisnis ini relatif asing: Lantmännen. Namun, buat kebanyakan orang Swedia, nama ini niscaya sudah cukup dikenal. Maklumlah, institusi bisnis yang berbentuk koperasi pertanian (agricultural cooperative) ini beroperasi di 19 county (setingkat kabupaten di Indonesia) dan dimiliki oleh sekitar 42 ribu petani.

Karyawan Kerja di Rumah? Gak Masalah!

Karena keluhan banyak karyawannya, manajemen Chorus mengambil kebijakan drastis untuk menjadi virtual company. Kantor-kantornya ditutup dan seluruh karyawannya cukup bekerja dari rumah (telecommuting). Ini bukan keputusan sepele karena menuntut penyesuaian banyak hal. Bagaimana Chorus menjalankan hal yang cukup ekstrem ini dengan mulus?

Kegiatan ngelaju pulang-pergi (commuting) menempuh jarak 50 km lebih sehari belakangan tampaknya sudah menjadi agenda harian banyak eksekutif dan karyawan di berbagai negara. Maklumlah, sejalan dengan pertumbuhan kota — di mana kantor-kantor mereka biasanya berada — tak memungkinkan kebanyakan mereka tinggal di lokasi yang dekat jaraknya dengan kantor. Mereka pun “terpaksa” tinggal di pinggiran metropolitan atau di kawasan lain yang jauh dari kantor.

Powered by WordPress | Download FreeRingtones for Verizon Online. | Thanks to Highest CD Rates, Ally Bank Rates and Binaural & Isochronic Beats