Lippo-HCL Bidik Pasar IT Outsourcing US$ 5 Miliar

HCL & Multipolar

HCL & Multipolar Technology

Lippo Group mengumumkan kerja sama strategis dengan HCL Technologies, penyedia layanan teknologi informasi (TI) global berbasis di India, guna menyasar pasar IT Outsourcing yang diperkirakan akan tumbuh menjadi US$ 5 miliar dalam kurun waktu 5 tahun ke depan.

Kerja sama bisnis Lippo itu dilakukan melalui PT Multipolar Technology, anak perusahaan dari PT Multipolar Tbk., penyedia solusi TI di Indonesia sejak tahun 1975 bagi sektor perbankan, telekomunikasi, dan sektor layanan umum. Dengan dukungan 600 tenaga profesional di lebih dari 40 cabang yang tersebar di Indonesia, dan lebih dari 200 pelanggan dari berbagai sektor industri, Multipolar berusaha menunjukkan komitmennya untuk dunia usaha.

HCL yang didirikan pada 1976 merupakan salah satu perusahaan India yang mempelopori perkembangan TI dan kini menjadi pemimpin dalam teknologi global dengan aset US$ 5,3 miliar dari dua perusahaannya yang terdaftar di bursa India yaitu, HCL Technologies dan HCL Infosystems.

Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen Multipolar yang berfokus pada sektor telekomunikasi, selain perbankan yang sudah menjadi kekuatannya. Teknologi dan kompetensi layanan kelas dunia dari HCL digabungkan dengan komitmen Multipolar untuk mendukung sektor telekomunikasi dan perbankan akan membantu mempercepat peningkatan pertumbuhan telekomunikasi dan sektor perbankan di Indonesia dalam menjawab tantangan global.

Multipolar dan HCL akan bersinergi dalam mempromosikan dan memberikan solusi yang dirancang khusus, menyeluruh, dengan teknologi terkini khususnya di bidang layanan ‘Total Outsourcing’. Harijono Suwarno, Managing Director Multipolar mengatakan, “Kami berharap bahwa melalui kerja sama ini akan memajukan teknologi dan infrastruktur kita guna membangun dan memperkuat daya saing Indonesia. Kami merupakan mitra pilihan bagi sektor telekomunikasi dan layanan telekomunikasi lainnya.”

Virender Aggarwal, Executive Vice President / Region Head (Asia Pacific, New Zealand, Middle East & Africa) HCL menjelaskan, pertumbuhan bisninya menunjukkan hasil yang menggembirakan di pasar Asia Pasifik. Pihaknya tertarik untuk mengembangkan pasar di Indonesia, karena yakin pasarnya potensial khususnya di sektor perbankan dan telekomunikasi, di mana teknologi merupakan pilar utama dalam pertumbuhan bisnisnya.

Theo Sambuaga, Presiden dari Lippo Group mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi pesat di antara negara berkembang lainnya. Tidak ada cara yang lebih tepat selain memperkuat kemampuan nasional di bidang layanan solusi TI.


Dijelaskannya, tahun 2009 pendapatan konsolidasi Multipolar tercatat US$ 1,3 miliar. Selama 30 tahun Multipolar menekuni bisnis TI melalui unit bisnis PT Multipolar Teknologi, dan perusahaan ritel multi-format terbesar di Indonesia melalui anak perusahaan dan afiliasi Matahari dan Hypermart.

  • Share/Save/Bookmark
You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Lippo-HCL Bidik Pasar IT Outsourcing US$ 5 Miliar”

  1. [...] This post was mentioned on Twitter by SWA Media Inc., Sukron Owik Nahrowi and Arsya, CIO Society. CIO Society said: @MultipolarTech Group & @HCLTech Bidik Pasar #IT #Outsourcing US$ 5 Miliar, dlm 5 Tahun http://ciosociety.com/?p=1678 #CIO [...]

Leave a Reply

 
Powered by WordPress | Download FreeRingtones for Verizon Online. | Thanks to Highest CD Rates, Ally Bank Rates and Binaural & Isochronic Beats