Edzard Overbeek: Cisco Serius Membangun Broadband di Indonesia

Cisco

Cisco

Keberhasilan Cisco sebagai pemimpin pasar di industri jaringan tidak hanya karena solusinya yang andal, tetapi juga kerena didukung visi Cisco yang dapat membantu kastemer dalam mengembangkan bisnisnya. Edzard Overbeek, President Cisco Systems Incoporation Asia Pacific and Japan, berkesempatan berbincang-bincang dengan wartawan SWA di Ruang Bromo Hotel Grand Hyatt, Jakarta, beberapa waktu lalu. Dalam obrolan santai dengan reporter Moh. Husni Mubarak. Overbeek menceritakan tentang tren cloud computing dan bagaimana Cisco di Indonesia. Berikut petikan wawancaranya:

Edzard Overbeek

Edzard Overbeek

Persaingan bisnis menuntut perusahaan dalam melakukan transformasi binsis, apa yang ditawarkan Cisco?

Perkembangan ekonomi dan globalisasi memberikan pengaruh yang besar terhadap dunia bisnis saat ini. Solusi-solusi teknologi tidak lagi hanya tentang bagaimana menghemat biaya dan meningkatkan produktifitas, tetapi juga cara paling efisien dalam menjalankan bisnis, mulai dari mengelola sumber daya yang ada sampai berkomunikasi dan membuat keputusan dengan lebih cepat. Karena itu, yang menjadi kunci keberhasilan tidak hanya pada persiapan untuk melakukan perubahan, tetapi lebih kepada mentransformasi bisnis untuk menjamin daya tahan, tingkat keuntungan dan kesinambungan bisnis.

Perusahaan melakukan usaha untuk mengembangkan bisnisnya, sedangkan para pengambil keputusan terus-menerus berada di bawah tekanan untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar yang kian berubah, mempertahankan pemasukan dan meningkatkan efisiensi. Oleh karena itu, mereka perlu mentransformasi cara mereka menjalankan bisnis, tetapi masih ada pertanyaan mendasar yang perlu dijawab yaitu bagaimana kita dapat berbuat lebih dengan sumber daya lebih sedikit.

Apa yang harus dilakukan?

Dengan semakin banyaknya perusahaan yang merelokasikan pengeluaran mereka dari capital expenditure (capex) menjadi operational expenditure (opex), mereka menjadi lebih terbuka terhadap model pengeluaran baru karena dapat mengurangi biaya dan meningkatkan produktivitas, serta memaksimalkan Return on Investment (ROI). Dengan jaringan broadband yang makin banyak tersedia, komunitas bisnis Indonesia dapat mengambil manfaat dari jaringan untuk memperbarui, beradaptasi, dan menciptakan model bisnis yang baru.

Transformasi bisnis didorong oleh meningkatnya penggunaan jaringan, perangkat dan layanan mobile, yang menciptakan pasar dan pelanggan yang semakin menginginkan produk serta layanan dengan kualitas yang lebih tinggi dan penyampaian yang lebih cepat. Melihat ke depan, bisnis di Indonesia akan tertantang untuk bergerak dari pendekatan bisnis yang tradisional ke arah yang lebih fleksibel, sehingga mampu merespon tuntutan-tuntutan baru secara lebih cepat.

Bagaimana bentuk konkritnya, sehingga kastemer memiliki daya saing di dunia bisnis?

Contoh yang akan saya berikan adalah solusi kolaborasi Cisco yang mengintegrasikan unified communication dan video, sehingga mengurangi biaya perjalanan yang diperlukan untuk melakukan pertemuan, sementara pertemuan tetap dapat dilakukan oleh siapa pun dari mana pun di seluruh dunia! Dan hal ini dapat dibawa ke tahapan lebih lanjut. Bayangkan sebuah bank memiliki TelePresence di cabang-cabangnya untuk melayani nasabah. Para nasabah dapat datang ke kantor cabang untuk berkonsultasi dengan ahli asuransi yang sedang duduk di kantor pusat, nasabah dapat menanyakan pendapat dari ahli tersebut akan semua pertanyaan yang mereka perlukan untuk mengambil keputusan. Dan, yang lebih menakjubkan lagi adalah biaya atas karyawan yang melayani nasabah di kantor cabang bukanlah biaya dari kantor cabang, yang mereka perlukan hanyalah unit TelePresence untuk menghubungkan mereka dengan kantor pusat sehingga nasabah dan mitra dapat datang ke kantor cabang untuk bertemu dengan para ahli, tanpa perlu menghabiskan waktu dan biaya untuk perjalanan.

Contoh lainya adalah data center dan cloud. Dengan cloud computing, pelanggan memiliki fleksibilitas untuk meningkatkan kinerjanya berdasarkan kebutuhan dari pasar. Cloud merupakan cara untuk meningkatkan kapasitas atau kapabilitas secara cepat, tanpa investasi untuk infrastruktur yang baru, melatih personel baru, atau membeli lisensi untuk software baru.

Menurut anda, apakah Indonesia sudah siap dengan era cloud computing?

Saya pikir beberapa service provider di Indonesia telah berpikir tentang cloud. Apa yang kita percaya dari cloud computing, ada tiga pendekatan. Pertama, private cloud, transformasi data perusahaan dari tradisional data center kemudian membangun client service architecture. Kedua, service provider yang mengoptimalkan as services dimana pada dasarnya hanya membayar kepada service provider apa yang anda butuhkan. Selanjutnya, federation yaitu menggabungkan data center perusahaan dari multiple service provider.

Yang menjadi perhatian utama saya ketika datang ke Indonesia pertama kali adalah masalah broadband. Kami perlu membangun broadband di Indonesia. Kedua, bagaimana menemukan teknologi kompresi yang smart.

Bagaimana implementasi solusi Cisco yang akan dijalankan di pasar Indonesia mulai dari industri perbankan, ke usaha kecil dan menengah (SMB), sampai sektor pendidikan? Apakah ada kekhasan untuk masing-masing industri?

Untuk industri perbankan, sebagaiman telah saya berikan contoh kepada Anda sebelumnya, video dapat menjadi satu cara yang kuat untuk menghubungkan nasabah dengan para ahli keuangan dalam bank tersebut, meningkatkan mutu dan kualitas layanan pelanggan. Dengan video, Anda tidak hanya dapat meningkatkan layanan tetapi juga dapat mempersonalisasikan layanan yang Anda berikan kepada pelanggan.

Untuk sektor edukasi, kami percaya bahwa teknologi membantu universitas dan pendidikan tinggi untuk memenuhi tantangan-tantangan yang paling besar; melakukan lebih dengan sumber daya yang lebih sedikit, meningkatkan keamanan dan perlindungan, serta menciptakan lingkungan pembelajaran generasi berikutnya untuk abad ke-21. Sebagai contoh, institusi pendidikan yang dilengkapi dengan Cisco TelePresence dapat memberikan makna baru terhadap proses pembelajaran dengan menghadirkan pengajar dan murid-murid dari berbagai penjuru dunia di dalam satu ruang kelas virtual. Lembaga penelitian juga dapat berkolaborasi untuk menjadi lebih produktif dan kelas jauh dari universitas dapat beroperasi secara lebih hemat biaya.

Kami percaya bahwa sektor usaha kecil memiliki pengaruh yang luar biasa terhadap komunitas-komunitas di seluruh dunia dan terhadap ekonomi global. Dengan portofolio produk yang luas, dukungan dan layanan, kami menegaskan komitmen Cisco untuk menghadirkan teknologi yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan bisnis mereka serta membantu mereka mendapatkan daya saing agar dapat sukses di zaman yang menantang seperti sekarang ini. Baru-baru ini kami mengumumkan tersedianya Cisco Small Business Advantage dengan teknologi kemanan jaringan dan kolaborasi untuk dapat membantu perusahaan-perusahaan dengan karyawan kurang dari 100 orang untuk memiliki daya saing dan memungkinkan channel partner yang melayani pasar usaha kecil untuk membangun bisnis usaha kecil yang lebih menguntungkan dan memiliki daya tahan tinggi.

Selain tiga sektor industri tersebut, transformasi bisnis melalui teknologi kolaborasi dapat diimplementasikan di sektor kesehatan, real estate, manufaktur, energi, media dan hiburan, dan lebih banyak lagi.

Berapa persen kontribusi Indonesia terhadap total pendapatan Cisco Asia Pasifik & Jepang?

Kami baru saja mengumumkan laporan keuangan di kuartal ketiga dan hasil tersebut memperlihatkan kuartal yang sangat kuat di Asia Pasifik dengan pertumbuhan 30% dibandingkan kuartal yang sama di tahun sebelumnya. Indonesia memiliki banyak potensi yang besar dan merupakan salah satu pasar penting untuk Cisco di Asia Tenggara. Berdasarkan kunjungan saya baru-baru ini, saya berkesempatan untuk bertemu dengan beberapa pelanggan kami dan sangat bersemangat melihat kesempatan yang kita miliki kedepannya, tidak hanya di sektor enterprise tetapi juga di sektor telekomunikasi, kesehatan, dan UKM.

Ke depan, apa target Cisco di Indonesia?

Indonesia bagi saya sangat prioritas, inilah alasan mengapa saya di sini. Penyebabnya tidak hanya ketertarikan persolan tetapi kesempatan yang ada di sini, jumlah penduduk yang banyak untuk bisa terhubung dengan internet. Saya pikir perubahan dimana internet bisa menyediakan platform untuk negara ini. Jadi, menurut kami ini sungguh penting untuk melakukan banyak hal, membantu dengan solusi kami, mengedukasi dengan pembicaraan ini, membantu koneksi Indonesia di pedesaan tidak hanya metropolitan area.

Kami selalu mengeksplorasi kesempatan termasuk Indonesia. Indonesia buat kami adalah critical market. Kami punya banyak waktu untuk berbicara dengan pemerintah dan sektor swasta, mengeksplorasi apa yang akan dilakukan lagi, komitmen penuh dari Cisco. (EVA)

  • Share/Save/Bookmark
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

 
Powered by WordPress | Download FreeRingtones for Verizon Online. | Thanks to Highest CD Rates, Ally Bank Rates and Binaural & Isochronic Beats