Kiprah Para Digitalpreneur : Bookjetty, One Stop Place buat Pecinta Buku Dunia

Herryanto Siatono, BookJetty

Herryanto Siatono, BookJetty

Situs Amazon.com sudah dikenal sebagai toko buku online terbesar di dunia. Dari waktu ke waktu layanannya terus bertambah. Toh, bukan berarti semua kebutuhan para pecinta buku dunia sudah terpenuhi.  Contohnya, sering ada pertanyaan apakah sebuah buku sudah tersedia di negara seorang penggemar. Kebutuhan lainnya, misalnya, bagaimana mengatalog (secara online) koleksi buku mereka pribadi?  Nah, adanya kebutuhan khas dari para penggemar buku inilah yang ditangkap oleh Herryanto Siatono, anak muda asal Indonesia, yang kemudian meluncurkan situs Bookjetty.com.

Lewat situs besutan lulusan Jurusan Teknologi Bisnis dari INTI College, Malaysia (akhir 1999) ini, pengguna bisa melacak buku yang diinginkan. Juga, melacak apakah buku itu sudah ada di negara masing-masing. Dengannya, pengguna pun bisa membuat rak buku online dan terkoneksi dengan rak buku kawannya. Situs ini terkoneksi dengan Amazon.com, toko buku online terbesar di dunia, serta 300 perpustakaan di 11 negara. “Keunikan Bookjetty mungkin lebih sebagai one stop place buat pecinta buku untuk menghubungkan mereka bukan hanya dengan toko buku, tapi juga dengan perpustakaan dan teman-teman mereka,” ujar pria 32 tahun yang masuk daftar entrepreneur  muda Asia berprestasi ini.

Situs Bookjetty terbilang baru, karena diluncurkan pada 2008. Model bisnisnya cukup unik, yakni menggaet pendapatan dari komisi penjualan toko buku dan online advertising. Saat ini penggunanya mencapai 5 ribu, pelanggan utamanya kebanyakan dari Singapura dan Amerika Serikat. Menurut Herry, ia membutuhkan waktu 6 bulan untuk mengembangkan situs ini. Modalnya yang  sekitar Sing$ 30 berasal dari tabungan sendiri.

Cikal bakal Bookjetty dimulai ketika Herry selesai mempelajari  framework (bahasa pemrograman) pengembangan Web baru, yang dikenal dengan nama Ruby On Rails. “Saya buat simple hack yang menggabungkan katalog Amazon dan verifikasi langsung apakah bukunya tersedia di perpustakan nasional Singapura,” ujar penggemar buku ini. Sesudah satu tahun, ia baru berpikir untuk mengembangkan Bookjetty menjadi platform sosial para pecinta buku, seperti halnya Facebook.

Sekarang, ia mengaku mengelola situs Bookjetty di waktu luangnya saja, terutama setelah pulang kerja. Maklum, ia masih aktif bekerja di Yahoo. ”Selagi boss gua kagak komplain,” ujar Front end Engineering Lead  Yahoo ini seraya tertawa. Di Yahoo sendiri, ia  sedang mengerjakan proyek Yahoo News untuk Asia Tenggara.

Diakui Herry, persaingan di kategori ini masih cukup tinggi,  terutama menghadapi situs yang berasal dari AS, seperti LibraryThing, GoodReads, Shelfari dan Anobii. ”Semua pesaing itu memiliki backing yang kuat,” katanya. Ia mencontohkan Shelfari. Situs ini mendapat dukungan dari Amazon.  Lalu ada  LibraryThing yang didukung AbeBooks dan Cambridge Information Group.  Bookjetty sendiri, menurutnya, belum memiliki  backing yang kuat.

Herry menyebutkan, pasar Bookjetty lebih diarahkan ke Asia Tenggara.   Ia berharap dengan berintegrasi dengan Facebook, dan sejumlah penambahan aplikasi lainnya – seperti bookmarking quotes dan books classifieds – akan memperkuat eksistensi Bookjetty, terutama di wilayah regional (Asia Tenggara). “Pengguna baru masih terus bertambah, tapi belum mencapai critical mass yang diperlukan buat mencapai tipping point,” katanya mengakui.

Indonesia, menurutnya, juga pasar yang potensial. Alasannya, pengguna Internet di Indonesia meningkat pesat. ”Bisnis ICT masih dalam tahap perkembangan awal di Indonesia.  Jadi, kesempatannya masih sangat besar untuk diterjuni,” ujarnya optimistis.

Meskipun nama situs dan sosoknya sendiri makin sering dipublikasi, Herry mengaku belum punya keberanian melepaskan diri dari tempat bekerjanya saat ini agar bisa fokus mengembangkan Bookjetty.  Alasannya, ia punya komitmen pada keluarga – ia baru saja berkeluarga – dan tak mau ambil risiko. Selain itu, ia mengaku senang bekerja di Yahoo di mana ia menemukan banyak orang  pandai. “It’s a great experience,” ucapnya.

  • Share/Save/Bookmark
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

 
Powered by WordPress | Download FreeRingtones for Verizon Online. | Thanks to Highest CD Rates, Ally Bank Rates and Binaural & Isochronic Beats