Suryatin Setiawan: Otak Implementasi TI Telkom

Dari industri telekomunikasi, nama Suryatin Setiawan layak dikedepankan. Pria kelahiran Semarang, 20 Desember 1954, ini menjadi otak implementasi sistem informasi di PT Telkom. “Sebenarnya, Pak Cacuk (almarhum Cacuk Sudarijanto)-lah yang punya visi dan drive kuat ke arah sana,” ujar Suryatin merendah.Menurut dia, Telkom sangat beruntung karena memiliki CEO yang mendorong komputerisasi sehingga proses meyakinkan lapiasan-lapisan berikut menjadi lebih mudah. “Kalau CEO memakai LAN dan sistem informasi perusahaan secara konsisten,” katanya, “semua yang buta huruf dalam hal komputer akan terpaksa belajar cepat dan mengikuti.”

Ketika Suryatin mulai bergabung dengan Telkom awal 1990-an, TI belum merupakan isu penting, apalagi menjadi darah dalam kehidupan perusahaan ataupun masyarakat. Saat itu isunya adalah komputerisasi, atau membawa komputer memasuki kehidupan perusahaan sebagai alat bantu kerja. Berbarengan dengan perkembangan produk dan teknologi TI, fokus ke TI makin meningkat dan menjadi prioritas dalam upaya membangun daya saing dan kredibilitas perusahaan. Saat itulah, Telkom mulai secara besar-besaran melakukan komputerisasi: memasang komputer meja di setiap meja karyawan dan manajemen, membangun LAN dan membangun unit khusus Pusat Teknologi Sistem Informasi (Pusteksi).Setelah sekitar lima tahun bergulat dengan kampanye dan implementasi sistem informasi di seluruh perusahaan, pada 1994 dunia mulai mengenal Internet yang di Indonesia masuk melalui Ipteknet dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Mulailah di kampus RisTI Telkom yang dikelola Suryatin (sekarang bernama RDC Telkom) diperkenalkan surat elektronik (surel/e-mail). “Akses e-maildari rumah menggunakan modem dial upyang sangat lambat itu sudah sangat ajaib rasanya,” ujarnya mengenang.

Suryatin mengatakan, setelah Telkom secara meluas mengimplementasikan TI, banyak sekali kesempatan untuk makin produktif dan efisien dalam bekerja, khususnya dalam mengelola perusahaan dengan skala jumlah karyawan, kompleksitas organisasi dan luas geografis seperti Telkom. Pemanfaatan ICT masuk dari sistem ERP, sistem dokumentasi dan surel, serta komunikasi internal. Rapat dengan unit-unit yang berbeda wilayah di seluruh Indonesia dilakukan dengan bantuan audiodan video conferencingserta web conferencing.

  • Share/Save/Bookmark
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

 
Powered by WordPress | Download FreeRingtones for Verizon Online. | Thanks to Highest CD Rates, Ally Bank Rates and Binaural & Isochronic Beats